4 Langkah Pengobatan Tipes Saat Hamil yang Disarankan Dokter


Tipes dapat dialami oleh siapa pun, tergolong ibu hamil. Sayangnya pada ibu hamil penyakit yang satu ini dapat memberikan efek buruk guna janin. Dikutip dari Baby Center, infeksi ini dapat meningkatkan risiko keguguran, bayi bermunculan dengan berat badan rendah, sampai bayi yang pun tertular penyakit tipes. Oleh sebab itu, ibu yang mempunyai penyakit tipes ketika hamil mesti mendapatkan penanganan yang tepat.

Berbagai penyembuhan tipes ketika hamil

Untuk menanggulangi penyakit yang diakibatkan oleh bakteri Salmonella typhi pada ibu hamil, ada sejumlah pilihan penyembuhan yang seringkali dilakukan. Di antaranya merupakan:

1. Pemberian antibiotik

Antibiotik menjadi di antara obat tipes yang tentu diresepkan. Biasanya antibiotik utama yang diserahkan untuk tipes atau demam tifoid ialah kloramfenikol, ampisilin atau amoxicillin, dan trimetroprim-sulfametoxazole (kotrimoksazol).

Bila pemberian di antara antibiotik ini dinilai tidak efektif maka bisa diganti dengan antibiotik lain laksana ceftriaxone, cefotaxime, dan kuinolon.

Namun, tidak seluruh antibiotik aman guna ibu hamil. Ampisilin, amoxicillin, dan ceftriaxone ialah jenis antibiotik yang seringkali aman dikonsumsi guna ibu hamil.

Sementara kloramfenikol tergolong antibiotik yang masih memunculkan pro dan kontra guna ibu hamil di trimester ketiga yang sedang sakit tipes. Pasalnya, obat ini dapat menyebabkan kelahiran prematur, sindrom bayi abu-abu, dan kematian janin di dalam kandungan.

Sementara tiamfenikol tidak disarankan untuk dikonsumsi di trimester kesatu karena dapat menyebabkan kehancuran pada benih sehingga menciptakan janin merasakan kecacatan sekitar kehamilan. Tak butuh khawatir, dokter akan menolong memilihkan antibiotik mana yang cocok dan aman guna Anda.

2. Bed rest

Selain menyerahkan antibiotik, dokter seringkali akan meminta Anda guna bed rest. Hal ini dilakukan supaya Anda dapat beristirahat dengan lumayan hingga situasi badan benar-benar pulih. Di samping itu, bed rest pun membantu menangkal perdarahan pada usus yang lazimnya terjadi saat tipes.

Anda seringkali diminta guna bed rest selama tidak cukup lebih 7 sampai 14 hari, tergantung seberapa parah situasi masing-masing. Mobilisasi melulu boleh dilaksanakan secara bertahap cocok dengan pulihnya kekuatan Anda.

3. Banyak minum air putih

Minum air putih paling baik guna kesehatan, terlebih ketika sedang sakit. Namun, usahakan guna minum air yang direbus dengan matang sampai-sampai sudah tidak ada bakteri riskan di dalamnya. Di samping itu, usahakan kita tidak minum susu yang belum dipasteurisasi sebab dikhawatirkan bakteri yang hidup di dalamnya justru dapat memperparah situasi Anda.

4. Mengonsumsi santap makanan sehat

Agar tubuh pulih dengan sempurna, usahakan untuk santap makanan sehat dengan gizi seimbang. Makanan dengan tekstur empuk memudahkan drainase pencernaan guna menyerapnya dan menghindari terjadinya perdarahan di drainase cerna.

Hindari makanan dengan tekstur keras laksana daging berserat kasar, gorengan, makanan asam, dan makanan berlemak. Di samping itu, makanlah dalam porsi tidak banyak tetapi sering. Hal ini dilaksanakan untuk meringankan kerja drainase cerna supaya tidak terlampau keras.

Jika penyembuhan tipes ketika hamil sudah dibuka pada tahap mula kemunculan penyakit, maka gejalanya ingin ringan dan bakal mereda sesudah dua hari pengobatan. Setelahnya, Anda bakal mulai merasa jauh lebih baik sesudah empat sampai lima hari pascaperawatan. Dengan perawatan yang cepat dan pun tepat, maka komplikasi serius akan paling jarang terjadi.

0 Comments